Cari di Sini

Google
 

Anda bisa tinggalkan pesan disini

Selasa, 10 November 2009

'Hilang' 30 Tahun, Anak Temukan Ayah via Google


ino Yurio Kristo - detikinet

Becker dan April (cbs)


Jakarta - Kembali kekuatan internet mempertemukan orang dengan sosok yang sangat mereka cintai. Dr. Scott Becker, seorang pria yang bermukim di Atlanta, Amerika Serikat, reuni dengan puterinya yang telah terpisah 30 tahun berkat pertolongan dunia maya.

Semua terjadi berkat bantuan Google dan sebuah halaman website sederhana, tanpa foto ataupun hiasan lainnya. Website itu hanya berisi pesan kerinduan dari Becker untuk puterinya, April, dengan salah satu frase yang ada bertuliskan "Scott Becker Looking For April".

"Dear April, aku adalah ayahmu dan aku sangat ingin bicara denganmu," demikian tulisan yang tertera di halaman situs. Situs ini telah dibuat Becker sejak 10 tahun lampau dengan harapan suatu ketika, April bakal terbantu jika ingin menemukan dirinya via internet.

Dilansir Aol dan dikutip detikINET, Senin 99/11/2009), terakhir kali Becker bertemu dengan April adalah saat dia masih bayi. Mereka terpisahkan setelah istri Becker, entah mengapa, membawa April pergi sesaat sesudah April lahir.

Barangkali sudah garisan takdir, April mencari di Google tepat dengan tulisan "Scott Becker Looking For April". Rupanya dia sudah berkali-kali mencari nama ayahnya di internet namun selalu gagal sampai akhirnya dia coba menggunakan frase tersebut dan berhasil.

Akhirnya setelah menjalin kontak via e-mail, mereka pun bertemu kembali di dunia nyata sesudah 3 dekade berpisah. April pun merasa terharu dapat menjumpai ayahnya kembali. "Sebelumnya aku merasa tidak lengkap, namun kini aku merasakan damai," tukasnya. ( fyk / faw )

Kamis, 29 Oktober 2009

Facebook Bakal Bikin "Kuburan" Online


Kompas - Rabu, Oktober 28


NEW YORK, KOMPAS.com - Dalam waktu dekat, Facebook menyediakan fitur baru untuk menandai pengguna yang sudah meninggal. Namun, situs jejaring sosial yang sudah berumur lima tahun itu menyatakan tidak akan menghapus profil pengguna yang telah mati.

"Menguburkan sebuah akun juga mencegah orang lain melakukan login ke dalamnya, namun tetap memungkinkan teman dan keluarganya untuk meninggalkan pesan di wall sebagai ungkapan simpati," kata Max Kelly, dalam blog resmi Facebook.

Langkah yang dilakukan Facebook adalah membedakan profil orang yang telah meninggal. Beberapa fitur akan dikurangi seperti menghilangkan seluruh nomor kontak, email, dan tombol login. Profil tersebut juga tidak akan muncul di bagian "suggestions" dan hanya muncul di hasil pencarian jika dilakukan orang-orang yang sudah masuk jaringan pertemanannya.

"Kuburan" online ini nantinya baru akan diberlakukan pada profil tertentu berdasarkan permintaan dari teman atau keluarga. Dengan fitur baru tersebut, Facebook berupaya membangun layanannya agar tetap menjadi penghubung sosial, pertemanan dan tali kekeluargaan, yang saat ini digunakan lebih dari 300 juta pengguna di seluruh dunia.

Rabu, 07 Oktober 2009

Kekebalan Tubuh Menurun Akibat Konsumsi Gula Berlebih


Vera Farah Bararah - detikHealth
Selasa, 06/10/2009 14:09 WIB

(Foto: komonews)
Jakarta, Selama ini orang hanya tahu bahwa sistem kekebalan tubuh bisa turun jika kondisi sedang capek, lelah atau sakit. Tapi banyak mengonsumsi makanan yang mengandung kadar gula tinggi juga bisa menurunkan sistem kekebalan tubuh.

Sistem kekebalan sangat penting untuk melindungi tubuh dari berbagai macam pengaruh biologis di luar. Jika sistem ini bekerja dengan benar, maka tubuh akan terlindungi dari berbagai infeksi bakteri dan virus serta menghacurkan zat asing dalam tubuh. Namun jika sistemnya lemah, maka virus atau bakteri yang masuk bisa berkembang biak dan menyebabkan penyakit.

Jika seseorang mengonsumsi gula sebanyak 100 gram, maka bisa menurunkan kemampuan sel darah putih untuk membunuh bakteri atau virus jahat dalam tubuh sebesar 40 persen. Sistem kekebalan tubuh akan mulai berkurang 30 menit setelah makanan dikonsumsi dan akan terus berkurang hingga selama 5 jam.

Saat sel darah putih terpapar gula dengan tingkat yang tinggi dalam aliran darah, maka kemampuan sel tersebut untuk menghancurkan bakteri menurun serta melemahkan sistem pertahanan terhadap semua infeksi. Kadar gula dikatakan tinggi jika sudah melewati batas normal, secara umum kadar gula yang normal dalam darah kira-kira satu sendok teh saja, seperti dikutip dari The Body, Selasa (6/10/2009).

Jika mengonsumsi sekaleng soda atau semangkuk es krim berarti memasukkan 12 sendok teh gula. Sebenarnya sistem pencernaan sudah berusaha mencegah agar tidak semua gula yang dikonsumsi masuk ke dalam aliran darah dan pankreas bekerja keras memproduksi insulin yang cukup untuk memproses gula. Hal ini terkadang bisa membuat tubuh menjadi stres.

Sistem kekebalan tubuh yang turun tersebut menyebabkan seseorang mudah terkena berbagai macam penyakit, terutama penyakit yang bisa menular seperti flu atau infeksi bakteri dan virus lainnya.

Selain menurunkan sistem kekebalan tubuh, konsumsi gula yang berlebihan juga bisa menyebabkan penyakit diabetes. Penyakit ini berbahaya karena jika kadarnya terlalu tinggi bisa menimbulkan komplikasi seperti penyakit jantung atau mengalami kebutaan. Konsumsilah gula secara normal sehingga sistem kekebalan tubuh bisa bekerja dengan maksimal untuk melindungi tubuh kita.

Selasa, 29 September 2009

Dengar Musik Saat Olahraga Tajamkan Otak


Sriwijaya Post - Selasa, 29 September 2009 09:34 WIB

Ada trik menyenangkan agar kita sukses presentasi proyek di depan bos atau klien. Yaitu berolahragalah sambil mendengarkan musik, karena cara ini terbukti efektif membuat kita merekam pesan di memori otak lebih lama.

Charles F. Emery, PhD, dari Ohio State University bersama timnya meneliti 33 orang yang berusia paruh baya. Responden yang terdiri dari perempuan dan laki-laki ini, kemudian diminta untuk berolahraga sambil mendengarkan musik dan tanpa musik. Setelah itu, semua responden diminta untuk mengikuti tes verbal dengan cara mendengarkan berbagai macam kata dengan cepat. Hasilnya, responden lebih cepat mengingat kata-kata setelah berolahraga sambil mendengarkan musik upbeat dibandingkan tanpa musik.

Emery menjelaskan, olahraga meningkatkan kerja transmisi di dalam saraf. Sedangkan musik, membantu otak untuk mematangkan transmisi tersebut. Sehingga pesan yang kita terima akan lebih cepat ditangkap, plus tinggal lebih lama dalam kepala kita.

Tidak hanya itu, bahkan bunyi dentuman drum yang sederhana sekalipun dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Mind-Body-Wellness Center mengamati 111 orang yang dibagi dalam enam kelompok. Dua kelompok pertama, terdiri dari kelompok yang mendengarkan permainan drum dan kelompok lainnya tidak mendengarkan apapun. Sedangkan 4 grup sisanya, diminta untuk berpartisipasi aktif dalam latihan drum. Semua responden dalam 6 grup ini, diperiksa level kekebelan tubuhnya sebelum dan sesudah tes.

Responden yang ada dalam kelompok mendengarkan permainan drum, menunjukkan peningkatan sistem imun yang siginifikan. Hal yang sama juga terjadi pada kelompok yang diminta latihan drum. “Penelitian ini membuktikan bahwa musik memang memiliki manfaat besar bagi sistem biologis tubuh,” Barry B. Bittman, MD, direktur dari pusat pengobatan di Meadville, memberikan pendapatnya atas penelitian yang dilakukan Mind-Body-Wellness Center.

Di Amerika Serikat, dikenal terapi drum yang merupakan mendengarkan permainan drum untuk terapi komplementer berbagai penyakit. Mulai dari kanker, gangguan pembuluh darah, gangguan paru-paru kronik, hingga asma. Tapi berhubung di Indonesia, terapi ini belum populer, Bittman mengingatkan kita untuk tidak kuatir. “Cukup kumpulkan wadah-wadah bulat, panci, dan sendok. Lalu minta seluruh anggota keluarga berpartisipasi memukul benda-benda tersebut hingga menghasilkan bunyi-bunyian perkusi yang menyembuhkan!”

Selasa, 08 September 2009

Bekerja Sambil Update Facebook, Kenapa Tidak?


Sriwijaya Post - Senin, 7 September 2009

Apakah Anda termasuk orang yang tak bisa lepas dari Facebook atau Twitter? Saat di kantor sekalipun? Jujur saja, kebanyakan dari Anda pasti pernah mencuri-curi waktu kerja untuk memperbaharui status Twitter, melihat foto terbaru, atau bermain games Facebook. Hal ini mengakibatkan banyak perusahaan terpaksa melakukan blokir akses terhadap situs-situs jejaring sosial.

Sepertinya Cisco bukan termasuk ke dalam salah satunya. Awal November mendatang, mereka bahkan berencana memperkenalkan platform perangkat lunak yang mampu mengolaborasikan situs jejaring sosial dan aplikasi-aplikasi kerja. Produk ini bakal tersambung dengan peranti-peranti lunak seperti Microsoft Exchange, aplikasi CRM, dan ERP, serta fasilitas video conference dan instant messaging. Integrasi ini jelas akan memudahkan karyawan dalam bekerja, sambil sesekali membuka akun jejaring sosialnya, karena semuanya terlihat dalam satu layar.

Preview dari Enterprise Collaboration Platform telah dipertunjukkan oleh Cisco, pekan lalu. Titik berat dari pengembangan aplikasi semacam ini adalah untuk meningkatkan komunikasi dan produktivitas kerja dalam sebuah perusahaan. Terbukti salah satu direktur Proctor & Gamble, Laurie Heltsley, memuji inovasi Cisco tersebut. "Platform ini sangat atraktif karena mengombinasikan berbagai komponen menarik. Integrasi semacam inilah yang menjadi kekuatannya," ujarnya.

Cisco berharap, layar Home dari platform tersebut bakal menjadi halaman default yang dibuka setiap karyawan saat menyalakan komputernya. Apapun yang terjadi dalam perusahaan atau pembagian tugas yang diperoleh, mereka dapat mengetahuinya segera. Nantinya di bagian atas layar, terpampang kotak video yang bisa dimanfaatkan CEO guna menyampaikan pesan kepada seluruh karyawan secara real-time. Personalisasi juga bisa dilakukan di tiap-tiap komputer.

Platform ini saling terhubung dengan WebEx (sistem kolaborasi antar-PC milik Cisco) dan Telepresence (sistem konferensi video berdefinisi tinggi), juga dengan layanan e-mail dan kalender yang umum digunakan berbagai perusahaan. Teknologi SiteMinder pun memungkinkan untuk diberlakukannya sistem Single Sign-In (SSI). "Kami juga berencana memperluas dukungan platform sampai ke format mobile," ungkap Sheila Jordan (wakil presiden bagian IT, Cisco).

Sabtu, 15 Agustus 2009

Apa Itu Tes DNA?


Jumat, 14/08/2009 13:36 WIB  Nurul Ulfah - detikHealth

Jakarta, Rebutan anak, mencari orangtua kandung hingga pembuktian teroris membuat tes DNA menjadi hal utama yang paling ditunggu. Seperti apa tes DNA itu? Mahalkah biaya yang dikeluarkan?� 

Membuktikan identifikasi seseorang lewat tes DNA ternyata tidak semahal yang dikira. Membuktikan sebuah kebenaran memang ada harganya. Tak perlu jauh-jauh ke luar negeri, tes DNA yang tersedia di Indonesia pun sudah tergolong murah dan akurat.

Tes DNA saat ini sudah makin familiar, apalagi dengan bermacam kasus yang terjadi di Indonesia. Mulai dari kasus pembuktian anak Mayang Sari, pembunuhan berantai Ryan, kasus bom JW Marriot dan Ritz Carlton, serta kasus perburuan teroris Noordin M Top yang baru-baru ini terjadi.

Berkat tes DNA, proses penyelidikan pun terbantu dan kebenaran lebih mudah terungkap. Tes DNA biasanya dilakukan untuk tujuan pribadi maupun tujuan umum seperti kasus-kasus untuk kepentingan penyelidikan polisi.

DNA atau Deoxyribo Nucleic Acid merupakan asam nukleat yang menyimpan semua informasi tentang genetika. DNA inilah yang menentukan jenis rambut, warna kulit dan sifat-sifat khusus dari manusia.

Metode yang digunakan dalam tes DNA adalah dengan mengidentifikasi fragmen-fragmen dari DNA itu sendiri. Atau secara sederhananya yaitu metode untuk mengidentifikasi, menghimpun dan menginventarisir file-file khas karakter tubuh.

Di dalam inti sel, DNA membentuk satu kesatuan untaian yang disebut kromosom. Setiap sel manusia yang normal memiliki 46 kromosom yang terdiri atas 22 pasang kromosom somatik dan 1 pasang kromosom sex (XX atau XY).

Setiap anak akan menerima setengah pasang kromosom dari ayah dan setengah pasang kromosom lainnya dari ibu sehingga setiap individu membawa sifat yang diturunkan baik dari ibu maupun ayah.

"Setiap orang itu punya DNA yang berbentuk double helix atau rantai ganda, satu rantai diturunkan dari ibu dan satu rantai lagi diturunkan dari ayah," ujar dr Munim Idris, ahli forensik dari RSCM ketika dihubungi detikhealth, Jumat (14/8/2009).

"Jadi kalau mau cek, misalkan anak kandung atau bukan, bisa dilihat dari susunan DNA anak, lalu dibandingkan dengan kedua orang tuanya. Kalau susunan DNA ibu dan ayah itu ada pada anak, berarti dia anak kandung mereka," ujar Munim.

Hampir semua bagian tubuh dapat digunakan untuk sampel tes DNA, tetapi yang sering digunakan adalah darah, rambut, usapan mulut pada pipi bagian dalam dan kuku.

Sampel DNA yang digunakan bisa dari inti sel maupun mitokondrianya. Namun yang paling akurat adalah inti sel karena inti sel tidak bisa berubah.

"Biasanya yang kita gunakan adalah sampel darah karena lebih gampang. Tapi sel darah yang diambil adalah sel darah putih, bukan sel darah merah, karena sel darah merah tidak mempunyai inti sel," ujar Munim.

Akurasi kebenaran tes DNA hampir mencapai 100% akurat. Kesalahan pola DNA bisa saja terjadi, tapi sangat kecil kemungkinannya, mungkin satu diantara satu juta. "Biasanya karena human error atau interpretasi yang salah," ujar Munim.

Metode tes DNA yang umumnya digunakan adalah metode elektroforesis DNA. "Metode yang kami gunakan sudah sesuai standar FBI," ujar Munim.

Sedangkan metode tes DNA yang terbaru adalah dengan menggunakan kemampuan partikel emas berukuran nano untuk berikatan dengan DNA. Namun metode ini masih dikembangkan di Amerika.

Pada dasarnya tahapan metode tes DNA dengan cara elektroforesis meliputi beberapa tahapan berikut yaitu:
1. Preparasi sampel dan pengambilan sampel DNA (isolasi) dari bagian tubuh.
2. Pemurnian DNA dari kotoran-kotoran seperti protein menggunakan teknik sentrifugasi atau filtrasi vakum.
3. Pemasukan sampel DNA yang telah dimurnikan kedalam mesin PCR (Polymerase Chain Reaction) sebagai tahapan amplifikasi.
4. Hasil amplifikasi ini adalah kopi urutan DNA lengkap dari DNA sampel.
5. Karakterisasi kopi urutan DNA dengan elektroforesis untuk melihat pola pitanya.
6. Tahapan typing untuk memperoleh tipe DNA.
7. Finishing untuk mencocokan tipe-tipe DNA.

Karena urutan DNA setiap orang berbeda maka jumlah dan lokasi pita DNA (pola elektroforesis) setiap individu juga berbeda. Mesin PCR akan membaca data-data DNA dan menampilkannya dalam bentuk angka-angka dan gambar-gambar identifikasi DNA.

"Biasanya hasil tes DNA bisa dilihat 2 minggu setelah pemberian sampel, tapi paling cepat bisa 3 hari untuk keperluan kepolisian," tutur Munim.

Beberapa tahun lalu biaya tes DNA masih mencapai Rp 10 jutaan. Namun kini sudah lebih murah. Di Amerika Serikat biaya tes DNA hanya sekitar 400 dolar dan 500 dolar atau sekitar Rp 4 juta -Rp 5 juta.

Di Lembaga Biologi Molekul Eijkman Indonesia, biaya untuk tes DNA tergolong cukup murah dibanding tempat-tempat swasta. "Biaya per sampelnya 2,5 juta. Jadi kalau mau tes anak, semuanya 7,5 juta, karena dengan ibu dan bapaknya," ujar Munim. Biaya ini sudah termasuk biaya konsultasi pemeriksaan identifikasi DNA.

Jadi, perlu membuktikan kebenaran? Tes saja lewat DNA.

(fah/ir)

Senin, 10 Agustus 2009

Militer Inggris Diminta Aktif Berinternet


VIVAnews - Semakin banyaknya organisasi profesional yang melarang karyawannya memanfaatkan jejaring sosial, tidak menghalangi angkatan bersenjata Inggris untuk mendorong personilnya untuk menjelajah internet. Mereka bahkan diminta memanfaatkan media sosial untuk membicarakan apa yang mereka lakukan, tentunya dengan batasan-batasan tertentu.

Pekan lalu, Menteri pertahanan telah mengeluarkan Online Engagement Guidelines yang berisi rekomendasi bagi para serdadu untuk tetap berhubungan dengan teman dan keluarganya lewat blog, jejaring sosial, dunia virtual, dan game multiplayer tanpa membahayakan jiwa dan aktivitas militer mereka.

"Teknologi internet yang ada saat ini semakin penting dalam kehidupan sehari-hari. Personil diperkenankan untuk membicarakan apa yang mereka lakukan asalkan tidak mengungkapkan permasalahan rahasia dan operasional militer," sebut pernyataan resmi Departemen Pertahanan Inggris, seperti VIVAnews kutip dari Cnet, 10 Agustus 2009.

Personil yang ingin memublikasikan hal-hal yang berhubungan dengan operasional militer, komentar tentang aktivitas angkatan bersenjata, berbicara atas nama militer, dan mendiskusikan permasalahan sensitif, kontroversial, ataupun permasalahan politis harus mendapatkan ijin dari atasannya. Meski ada larangan-larangan, tetapi panduan tersebut juga mengingatkan personil untuk menikmati kebebasan, menceritakan hal-hal yang menarik seputar apa yang mereka lakukan.

Pengumuman ini sangat kontras dengan apa yang dilakukan oleh korps marinir Amerika Serikat yang membatasi personilnya untuk menggunakan jejaring sosial.

My Photos Album

blogger templates | Make Money Online